Minggu, 02 Oktober 2011

Motor educability

Motor educability
Oleh Gatot Jariono
Motor educability adalah suatu istilah yang cukup popular di kalangan guru-guru olahraga, karena berkenaan langsung dengan pengungkapan cepat lambatnya seseorang menguasai suatu keterampilan baru secara cermat. Dengan kata lain, ”motor educability diartikan sebagai kemampuan umum untuk mempelajari tugas secara cepat dan cermat” (Cratty dalam Lutan, 2005:116). Konsep tersebut dapat dianalogikan dengan konsep psikologi, yakni intelegensi sehingga sering disebut dengan istilah motor intelegensi.
Motor educability berasal dari bahasa Inggris yang menurut uraian Pino dan Wittermans (dalam Syarifuddin, 1996:16), ”motor artinya bergerak, educatic artinya pengetahuan, dan ability artinya kemampuan.” Rangkaian kedua kata menimbulkan istilah motor educability yang memberikan pengertian kemampuan umum bagi seseorang dalam menguasai atau menerima gerakan baru.
Dengan susah payah seseorang mempelajari aktivitas-aktivitas yang baru dikenalnya.” Untuk itu, tes kemampuan motor educability merupakan tes intelegensi karena berfungsi dalam mengingat, berpikir, menganalisis, sekaligus memperagakan gerakan-gerakan yang dimaksud. Fleishman (dalam Syarifuddin,1996:172) mengatakan, ”kecakapan individu dalam mempelajari keterampilan motorik tertentu ditentukan secara luas oleh tingkat kecakapan persepsi dan kecakapan motorik yang dibutuhkan oleh suatu keterampilan.”

Tinjauan Umum tentang VO2 Max

Tinjauan Umum tentang VO2 Max
Gatot Jariono
Pengertian VO2 Max, yaitu Kapasitas maksimal aerobik individu adalah indikator potensi aerobik untuk melakukan suatu kinerja tanpa menggunakan penyediaan energi secara anaerobic. Aerobic power, aerobic capacity dan maximal oxygen uptake biasa disebut dengan VO2max. Pengukuran VO2max adalah volume maksimal konsumsi oxygen per menit per kilogram berat badan yang disingkat ml.kg-1.min-1 atau ml/kg/min. Konsumsi oksigen maksimum yang biasa disebut VO2max adalah salah satu dari indikator fitness untuk mengukur performa individu. Kemampuan mengonsumsi oksigen menentukan produktivitas kerja maksimal per satuan waktu. Semakin tinggi VO2max semakin tinggi pula potensi kerja yang dapat dilakukan. Aerobik Fitnes Advisor VO2max adalah the highest rate of oxygen consumption attainable during maximal or exhaustive exercise.